
Bachril Bakri juga menyampaikan pesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kapasitas diri.
“Manfaatkan berbagai kemajuan teknologi untuk terus belajar dan berbagi pengetahuan yang sudah didapatkan untuk menciptakan keluarga yang sehat dan harmonis,” pesan Bachril.
Dengan suksesnya acara wisuda ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, menularkan ilmu yang telah diperoleh, dan memotivasi remaja lainnya untuk meningkatkan kapasitas diri serta berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang sejahtera dan harmonis di masa depan.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya pendidikan pra-nikah untuk mencegah pernikahan dini yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan masa depan remaja.
“Pernikahan dini dapat membawa dampak serius, terutama bagi anak perempuan, seperti risiko persalinan yang tinggi, stunting, hingga trauma psikologis,” ungkapnya.
Kegiatan ini melibatkan 75 remaja yang berusia antara 12 hingga 18 tahun, yang berasal dari Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede. Program ini dilaksanakan dalam beberapa sesi mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2025, dengan materi yang disampaikan oleh dosen IPB University dan tenaga medis, seperti bidan desa.
Hadir dikegiatan ini yakni, Sekretaris IPB University, Kepala Pengadilan Agama Cibinong, Kepala DP3AP2KB, dan Kepala Desa Rawa Panjang turut hadir dalam acara wisuda yang berlangsung meriah tersebut. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














