Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada Jumat (27/23/2024), sebuah inisiatif strategis yang menjadi bagian dari Asta Cita ke-4 dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Gerakan ini bertujuan membentuk generasi anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul.
Tujuh kebiasaan utama yang diusung adalah 1. Bangun Pagi, 2. Beribadah, 3. Berolahraga, 4. Makan Sehat dan Bergizi, 5. Gemar Belajar, 6. Bermasyarakat, dan 7. Tidur Cepat.
Kebiasaan ini dirancang untuk memastikan anak-anak unggul secara akademis, memiliki kepribadian kuat, serta peduli sosial dan lingkungan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter.
Penulis apresiasi dan memberi sekaligus 3 jempol terhadap Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini, tapi sekaligus juga pesimis dengan gerakan ini. Mengapa penulis pesimis, inilah alasannya dan fakta yang penulis lihat sehari-hari.
Pertama, anak usia SMP dan SMA/K, bahkan mahasiswa/i itu sulit bangun pagi, karena mereka kebanyakan tidurnya sampai larut malam. Itu sebagai akibat dari asyik main dengan HP kesayangannya.
Anak muda sekarang tidak bisa lepas dari HP, bangun tidur yang dibuka pertama HP, selama beraktivitas selalu berHP ria dan mau tidur juga main HP.
Kedua, anak muda juga jarang yang beribadah, terbukti saat shalat subuh berjamaah, anak mudanya paling hanya 1 atau 2 orang. Jadi antara alasan pertama dan kedua itu saling berhubungan, yaitu jika orang malas bangun pagi, otomatis juga tidak shalat subuh.
Ketiga, kebanyakan anak muda itu sulit untuk bisa tidur cepat, karena anak muda yang gaul itu sukanya begadang, nongkrong di cafe atau dipinggir jalan, maka tiap malam minggu cafe penuh serta jumlah cafe semakin hari semakin banyak.
Kesimpulannya antara alasan pertama, kedua dan ketiga itu berhubungan, karena kebanyakan anak muda itu sulit bangun pagi, jarang beribadah dan sulit cepat tidur.
InsyaAllah solusinya mudah yaitu dengan mempraktikkan sunnah Rosul SAW, yaitu Rosul itu cepat-cepat tidur setelah shalat isya. Rosul itu bangunnya pagi sebelum shalat subuh, karena Beliau selalu shalat tahajud. Dan yang terakhir Rosul itu shalatnya menjadi patokan untuk umat Islam.
Sabda Nabi SAW menyatakan agar kaum muslim bisa meniru sebagaimana beliau sholat. Dari Malik bin Huwairits, ia berkata Artinya: ‘Rasulullah berkata, “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.” (HR Bukhari). Jayalah Indonesiaku.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















