BOGORTODAY.COM – Dua rumah di Perum Cintaraja Permai, Desa Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, mengalami kerusakan parah akibat hujan deras yang mengguyur sepanjang hari pada Kamis dini hari, (20/2/2025).
Peristiwa ini menyebabkan tiga orang penghuni rumah terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Salah satu korban, Tatang Rustandi, menceritakan kejadian yang menimpa keluarganya. “Jam satu malam tadi ambruknya pas sudah tidur. Tahu-tahu badan sudah kena tertimpa reruntuhan bangunan. Bahkan anak, istri saya berdarah kepalanya. Pas mau keluar susah, karena ada puing-puing bangunan. Jadi saya lewat jendela minta pertolongan,” ujar Tatang, Kamis (20/2/2025).
Tatang mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki, sementara anaknya terluka di bagian kepala belakang hingga harus mendapatkan jahitan.
Istrinya mengalami luka ringan. Hujan deras yang mulai turun sejak Rabu (19/2/2025) sore menyebabkan bagian belakang rumahnya ambruk, menghancurkan genting, atap, kayu penyangga, serta dinding rumah yang menimpa perabotan dan tempat tidur mereka.
Selain rumah milik Tatang, rumah milik Iyam juga mengalami kerusakan parah. Ketua RT 21 Desa Cintaraja, Sahrudin, mengonfirmasi adanya dua rumah yang ambruk akibat hujan deras tersebut.
“Hujan terjadi sejak Rabu sore, atap rumah Ibu Iyam sudah rusak, kemudian malamnya ambruk dan menimpa rumah sebelahnya milik Ibu Delfi. Jadi ada dua rumah yang ambruk,” jelas Sahrudin.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adi Setia, juga membenarkan kejadian tersebut. Tim FK Tagana telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
“Tim kami ke lokasi untuk bantu evakuasi reruntuhan rumah korban. Kami juga akan segera koordinasi untuk memberikan bantuan sementara,” kata Jembar.
Warga sekitar mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait cuaca ekstrem yang bisa berlanjut, mengingat curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir.
Pemerintah setempat dan tim penanggulangan bencana terus berkoordinasi untuk memberikan bantuan kepada para korban dan memastikan keselamatan warga di kawasan tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















