
Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh WS. Sebelumnya, tim SAR dan relawan sempat menemukan WS sekitar 20 meter dari lokasi tenggelam, namun upaya evakuasi saat itu gagal karena arus sungai yang cukup deras.
Komandan SAR Kabupaten Klaten, Irwan Santoso, menjelaskan bahwa meskipun tim penyelam telah menemukan korban pada hari Senin sore, upaya untuk mengangkat jenazah sempat terhalang oleh arus banjir yang deras.
Tim SAR kemudian melanjutkan pencarian pada hari berikutnya, memperluas area pencarian hingga 1,7 kilometer dari lokasi awal, yang akhirnya membuahkan hasil.
Irwan menambahkan bahwa jarak antara lokasi korban tenggelam dengan tempat penemuan jenazah mencapai sekitar 22 kilometer, karena korban hanyut terbawa arus Sungai Dengkeng.
Setelah keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah WS, pihak SAR memutuskan untuk menutup operasi pencarian. “Operasi pencarian segera kita tutup setelah jenazah dipastikan oleh keluarga,” ujar Irwan Santoso.
Peristiwa ini mengingatkan kita akan potensi bahaya yang dapat timbul dari arus sungai yang deras, serta pentingnya kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar perairan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















