Bencana Berulang, DPRD Jabar Minta Tata Ruang Puncak Dievaluasi 

DPRD Jabar
Foto. Istmw

BOGORRODAY.COM – DPRD Jawa Barat (Jabar) mendesak adanya revolusi total terhadap tata ruang kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, guna mencegah bencana longsor dan banjir bandang yang kerap terjadi.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Samsul Hidayat, menekankan perlunya penertiban perizinan di kawasan tersebut. Menurutnya, pelanggaran tata ruang di Puncak sudah berdampak serius terhadap keselamatan masyarakat.

“Tata ruang Puncak harus direvolusi total, terutama dalam hal perizinan. Kawasan ini harus ditata ulang karena dampak bencananya sangat besar jika terus dibiarkan,” kata Samsul, Senin (3/3/2025).

BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Saat Wudhu yang Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah

Ia menjelaskan bahwa kawasan Puncak merupakan zona merah yang seharusnya tidak bisa digunakan untuk pembangunan. Namun, banyak bangunan berdiri di daerah tersebut, termasuk objek wisata dan restoran yang dinilai melanggar aturan.

“Pelanggaran yang mencolok, seperti wisata Hibisc Fantasy dan restoran baru di kawasan atas, harus ditertibkan. Penataan Puncak harus melibatkan penegak hukum,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tolak SHGB PT PMC, Petani Sukajaya Geruduk Polres Bogor

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat 423 warga Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Cisarua, terdampak banjir bandang akibat luapan Sungai Ciliwung pada Minggu (2/3/2025). Secara keseluruhan, banjir di Kabupaten Bogor merendam 257 rumah di 10 desa dan 8 kecamatan, dengan total 988 jiwa terdampak. Satu korban meninggal dunia dilaporkan dalam peristiwa ini. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================