
“Sebagai syarat mutlak agar pembangunan jembatan tidak sia-sia hanya diserap anggaranya, dinas Pupr pun tolong harus mengkaji ulang terkait perencanaanya, baik dari sisi pengguna jembatan dan struktur jembatan,”ucapnya.
Politikus Golkar ini juga mengimbau dengan kondisi rawayan yang terbilang sudah rapuh tersebut, masyarakat yang melintas diharapkan selalu berhati-hati apalagi ditambah dengan musim penghujan.
“Sementara waktu karena kondisinya memang seperti itu kita menekankan masyarakat yang melintas jembatan ini untuk hati-hati, waspadai jika cuaca hujan karena bisa membuat struktur jembatan licin,”pungkasnya.
Diketahui jembatan gantung dengan panjang sekitar 100 meter ini merupakan akses alternatif menghubungkan dua wilayah, yakni Kampung Tonjong Desa Karehkel Kecamatan Leuwiliang dan Kampung Kantalarang Desa Luewibatu Kecamatan Rumpin.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















