
Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut karena penghuni rumah sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Diah menyebutkan, ada 6 orang yang mengungsi ke tempat saudaranya setelah kejadian tersebut.
“Tiga rumah mengalami kerusakan akibat kejadian ini, dengan dampak paling parah pada rumah Kasno,” jelas Diah. Rumah Kasno yang permanen ambruk dengan ukuran 8,5 x 16 meter, sementara rumah Suwigyo mengalami kerusakan di bagian dapur, yang berukuran 5 x 7 meter.
Diah juga menyebutkan bahwa kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. “Kerugian keseluruhan ditaksir mencapai Rp 200 juta,” tambahnya.
Pihak kecamatan mengimbau warga untuk tetap waspada karena kondisi kontur tanah di sekitar lokasi kejadian yang labil, terutama saat curah hujan tinggi.
“Kami mengimbau warga masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap potensi longsor susulan, karena wilayah permukiman lereng pegunungan memiliki kontur tanah yang labil,” pungkas Diah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















