
“Fakta yang terjadi saat ini, banyak masyarakat yang terlilit hutang pinjaman online (pinjol), tengkulak yang masih menghantui para petani, dan rentenir yang selama ini membebani masyarakat desa,” uangkap politisi Golkar itu.
“Dan harapan besar kami, semua persoalan itu bisa teratasi oleh kehadiran Koperasi Desa Merah Putih. Kami juga meminta dan berharap kepada pemerintah pusat, kami pemerintah daerah diberikan keleluasaan dalam menggali setiap potensi yang ada di desa masing-masing,” ucap Jaro Ade.
Jika desa diberikan keleluasaan, tentunya Bumdes di Setiap Desa akan lebih maju dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya bisa menghidupkan pitensi pariwisata yang ada di desa, pelaku UMKM, pertanian dan juga peternakan.
“Bila perlu Bumdes juga diberi keleluasaan untuk menjadi agen gas LPG 3 kilogram dan RT juga bisa diberdayakan menjadi distributor agar tidak ada lagi kejadian kelangkaan gas 3 kilogram di masyarakat. Saya mantan kepala desa, saya paham betul kebutuhan pemerintah desa, jadi sudah tepat kebangkitan koperasi untuk kesejahtaran masyarat,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















