
BOGORTODAY.COM – Kondisi Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik dunia, dikabarkan stabil setelah hampir empat minggu dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma, akibat pneumonia.
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Vatikan, pihak berwenang menyebutkan bahwa kondisi Paus Fransiskus tetap stabil, meskipun masih dalam pemulihan dari pneumonia ganda yang dideritanya.
“Jelas bahwa situasinya tetap stabil, dan dengan sedikit perbaikan dalam kerangka kerja bagi para dokter,” demikian bunyi pernyataan Vatikan, yang dikutip oleh AFP.
Perbaikan Perlahan, Tetapi Masih Membutuhkan Perawatan
Pada hari Senin (10/3), setelah seminggu menunjukkan tanda-tanda perbaikan, Vatikan mengumumkan bahwa prognosis Paus kini tidak lagi dianggap “tidak pasti”, yang berarti nyawanya tidak lagi terancam.
Namun, meskipun ada perbaikan, kondisi Paus tetap kompleks dan memerlukan waktu untuk pemulihan lebih lanjut.
Pihak Vatikan juga menegaskan bahwa Paus akan tetap menjalani perawatan intensif selama “beberapa hari lagi” di rumah sakit, dan setelah itu, ia kemungkinan besar dapat kembali ke Vatikan.
Tidak Ada Bahaya Langsung, Tetapi Perawatan Lanjutan Diperlukan
Meskipun pneumonia yang diderita Paus masih mempengaruhi kondisi kesehatan, seorang sumber dari Vatikan mengonfirmasi bahwa tidak ada “bahaya langsung” terhadap nyawa Paus.
Namun, kapan tepatnya Paus Fransiskus akan keluar dari rumah sakit masih belum diketahui, dan pemulihannya akan terus dipantau oleh tim medis.
Perjalanan Kesehatan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, dirawat di Rumah Sakit Gemelli sejak 14 Februari 2025. Ia didiagnosis dengan pneumonia ganda di kedua paru-parunya, yang menyebabkan gangguan pada sistem pernapasannya.
Selama hampir empat minggu perawatan, Paus tetap menerima dukungan penuh dari tim medis di rumah sakit dan juga doa serta perhatian dari umat Katolik di seluruh dunia.
Harapan untuk Pemulihan Penuh
Meskipun masih membutuhkan waktu untuk pemulihan, kabar mengenai stabilitas kondisi Paus memberikan harapan bagi umat Katolik global yang mendoakan kesehatannya.
Pasca pemulihan, Paus Fransiskus diharapkan kembali melanjutkan tugasnya sebagai pemimpin spiritual umat Katolik di seluruh dunia.
Dengan kehadiran Paus yang masih sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatan keagamaan dan peranannya dalam memimpin gereja, umat Katolik di seluruh dunia berharap ia segera kembali beraktivitas seperti sedia kala setelah pemulihan total.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















