Bus Kharisma Rute Mangkutana-Makassar Terbakar di Pangkep, Tidak Ada Korban Jiwa

Bus Kharisma Rute Mangkutana-Makassar Terbakar di Pangkep, Tidak Ada Korban Jiwa

BOGORTODAY.COM – Sebuah bus Kharisma rute Mangkutana-Makassar dengan nomor polisi DP 7505 TA terbakar di Jalan Poros Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 05.10 Wita.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Bus yang mengangkut 4 orang penumpang tersebut terbakar saat melintas di sekitar Kelurahan Mangallekana, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.

Kebakaran Berawal dari Bau Terbakar

Peristiwa kebakaran bermula saat bus yang dikemudikan Ayub Patandianan (45) berangkat dari Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur menuju Kota Makassar. Dalam perjalanan, Ayub tiba-tiba mencium bau terbakar.

Ketika dia memeriksa, ternyata api sudah mulai menyebar di bagian belakang bus. Segera, Ayub menghentikan bus dan meminta semua penumpang untuk segera turun demi keselamatan mereka.

BACA JUGA :  Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang

Beruntung, penumpang bus berhasil menyelamatkan diri dengan cepat dan mengamankan barang bawaan mereka sebelum api semakin membesar.

“Tadi waktu berangkat normal semua (kondisi bus). Kami sempat periksa sebelum jalan. Aman-aman ji,” ujar Ayub, sang sopir, saat ditemui di lokasi kejadian.

Kerugian dan Dugaan Penyebab Kebakaran

Kapolsek Labakkang, Iptu Aidil Akbar, menyatakan bahwa empat penumpang yang selamat dari kebakaran tersebut melanjutkan perjalanan mereka ke Makassar menggunakan bus lain.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi akibat kebakaran bus diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Menurut Iptu Aidil, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting di bagian mesin bus. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan faktor penyebab kebakaran tersebut.

Tanggap Darurat dan Waspada

Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengemudi dan penumpang bus untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama pada bagian mesin dan sistem kelistrikan.

Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran kendaraan dan segera melapor jika mencium bau terbakar atau melihat tanda-tanda kebakaran lainnya selama perjalanan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================