
Kendaraan energi baru, seperti mobil listrik dan hibrida, diperkirakan akan menyumbang hampir 50% dari total penjualan mobil baru di China pada tahun-tahun mendatang. Pada tahun 2023, kendaraan energi baru telah berkontribusi sekitar 40% dari total penjualan mobil baru di negara ini.
Perusahaan-perusahaan seperti BYD, yang mendominasi pasar dengan model-model BEV dan PHEV, semakin mengukuhkan posisi mereka dengan penjualan yang luar biasa. Pada tahun 2024, BYD mencatatkan penjualan 3,83 juta unit mobil penumpang, semuanya berbasis listrik.
Sebagai bagian dari perubahan strategis ini, Honda juga berencana untuk menutup jalur produksi di pabrik Dongfeng Honda Engine pada akhir bulan ini.
Langkah ini diperkirakan akan mengurangi kapasitas produksi tahunan perusahaan patungan mereka dari 520.000 unit menjadi sekitar 260.000 unit.
Akibatnya, kapasitas produksi total Honda di China akan turun secara signifikan, dari 1,49 juta unit menjadi hanya 960.000 unit.
Langkah Honda ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi oleh perusahaan otomotif global di pasar China, di mana persaingan semakin ketat dan permintaan akan kendaraan listrik semakin dominan.
Dengan fokus yang lebih besar pada kendaraan listrik, Honda berharap dapat tetap bersaing di pasar yang sangat penting ini, yang kini menjadi salah satu pasar otomotif terbesar dan paling cepat berkembang di dunia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















