
Selain itu, Dedie A. Rachim menanggapi soal penutupan dua hotel di Kota Bogor. Menurutnya, perlu lebih hati-hati dalam menyampaikan kebijakan pada masyarakat, sebab dampaknya langsung adalah menurunnya tingkat hunian hotel di Kota Bogor.
“Jadi biasanya di kota Bogor itu banyak sekali kegiatan MICE, ada meeting, bimtek, seminar, tapi dalam dua bulan terakhir ini merosot tajam. Bisa jadi karena kebijakan efisiensi anggaran pemotongan biaya perjalanan dinas,” ungkapnya.
Ke depan, kata Dedie, tentunya akan mencari solusi yang terbaik. Ia pun meminta pemerintah pusat untuk memeriksa, apakah kebijakan pemotongan perjalanan dinas ini punya dampak negatif atau tidak bagi ekonomi masyarakat secara langsung.
“Kan ada usaha transportasi terdampak, usaha kuliner, usaha hotel, restoran, ada EO semua terdampak,” ujarnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















