Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, PT ASDP Catat 117.576 Pemudik Kembali ke Pulau Jawa

Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, PT ASDP Catat 117.576 Pemudik Kembali ke Pulau Jawa

BOGORTODAY.COM PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni melaporkan bahwa hingga Sabtu (5/4/2025) dini hari, sebanyak 117.576 pemudik sudah kembali ke Pulau Jawa dari Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Lonjakan jumlah pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Jawa tercatat paling tinggi dibandingkan hari sebelumnya.

Rinciannya 11.129 Pemudik Pejalan Kaki dan 106.447 Pemudik Dalam Kendaraan

Jumlah pemudik yang kembali ke Pulau Jawa tersebut terdiri atas 11.129 pemudik pejalan kaki dan 106.447 pemudik yang menggunakan kendaraan.

Untuk jumlah kendaraan yang tercatat, mencapai 30.257 unit, dengan rincian sebagai berikut: 12.136 kendaraan roda dua, 16.543 kendaraan roda empat, 553 bus, dan 1.025 kendaraan besar atau truk.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Meski terdapat lonjakan jumlah pemudik yang signifikan pada Sabtu dini hari, PT ASDP mencatat adanya penurunan jumlah pemudik sekitar 7 persen jika dibandingkan dengan periode arus balik Lebaran 2024.

Hal ini menunjukkan adanya perubahan tren, meskipun lonjakan volume pemudik masih cukup tinggi.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Syamsudin, mengungkapkan bahwa pihaknya memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada malam hari, tepatnya pada Sabtu malam dan Minggu, 6 April 2025.

“Untuk prediksi puncak akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, artinya mulai malam ini kami prediksikan lonjakan pemudik akan meningkat,” ujar Syamsudin, Sabtu (5/4/2025).

Mengantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni, PT ASDP Indonesia Ferry telah menyiapkan sejumlah skenario untuk kelancaran arus lalu lintas.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Salah satu langkah antisipasi yang diterapkan adalah penyiapan buffer zone di beberapa titik strategis.

“Ada skema buffer zone di 5 rest area jalan tol dan tiga jalan arteri, di mana skema ini dapat mengatur pergerakan kendaraan pemudik agar tidak terjadi penumpukan di area Pelabuhan Bakauheni,” kata Syamsudin.

Dengan langkah-langkah antisipasi yang telah disiapkan, diharapkan kepadatan kendaraan dan pemudik di Pelabuhan Bakauheni dapat dikendalikan, sehingga proses arus balik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan lancar dan aman.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================