Jose Mourinho Dijatuhi Sanksi, Absen dalam 3 Pertandingan

Soccer Football - Premier League - Tottenham Hotspur v Brighton & Hove Albion - Tottenham Hotspur Stadium, London, Britain - December 26, 2019 Tottenham Hotspur manager Jose Mourinho reacts REUTERS/Hannah McKay EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or "live" services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. Please contact your account representative for further details.

BOGORTODAY.COM – Jose Mourinho dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim dalam tiga pertandingan setelah terlibat insiden dengan pelatih Galatasaray, Okan Buruk. Peristiwa tersebut terjadi usai Fenerbahce kalah 2-1 dari Galatasaray di ajang Piala Turkiye, Kamis (3/4) lalu.

Dalam insiden yang memanas itu, Jose Mourinho tampak mengarahkan tangannya ke hidung Okan Buruk saat suasana memanas usai peluit akhir. Ketegangan makin tinggi hingga pemain dari kedua tim harus turun tangan untuk melerai adu argumen tersebut.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Selain skorsing tiga laga, mantan pelatih Manchester United dan Real Madrid itu juga dijatuhi denda sekitar £6.000 oleh Federasi Sepak Bola Turkiye (TFF) atas tuduhan “perilaku tidak sportif”. Dengan sanksi ini, Mourinho akan absen dalam tiga pertandingan penting Fenerbahce melawan Trabzonspor, Sivasspor, dan Kayserispor.

Meski saat ini Fenerbahce tertinggal enam poin dari rival abadi mereka, Galatasaray, di klasemen Super Lig, mereka masih menyimpan satu pertandingan tunda yang bisa mengubah peta persaingan.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

Menanggapi situasi ini, anggota dewan Fenerbahce, Fethi Pekin, menyampaikan kepada Sky Sports bahwa klub tetap berada di belakang Mourinho. “Sekarang, saya ingin memperjelas satu hal. Fenerbahce tidak membawa Jose Mourinho ke sini untuk mempertahankan status quo. Kami membawanya untuk mengubahnya,” ujar Pekin.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================