Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpakis Cilacap, Satu Bocah Masih Hilang

Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Karangpakis Cilacap, Satu Bocah Masih Hilang

BOGORTODAY.COM – Sebuah insiden tragis terjadi di Pantai Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, pada Minggu, 6 April 2025. Tiga bocah yang sedang bermain di tepi pantai terseret ombak besar yang datang secara tiba-tiba.

Dua di antaranya berhasil diselamatkan oleh warga, sementara satu korban lainnya, Wahyumi (12), masih dalam pencarian.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tiga bocah, Galih (11), Bima (11), dan Wahyumi (12), sedang asyik bermain di air dekat bibir pantai. Tiba-tiba, ombak besar menghantam dan membawa mereka terhanyut ke tengah laut.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera berlari menuju tempat kejadian untuk melakukan upaya penyelamatan.

“Pada Minggu (6/4) sekitar pukul 13.00 WIB, ketiga korban sedang bermain di air. Tiba-tiba datang ombak besar yang menyebabkan mereka terseret arus,” ujar M Abdullah, Kepala Basarnas Cilacap, dalam siaran pers yang diterima detikJateng.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Warga sekitar segera berinisiatif untuk menolong para bocah yang terseret ombak. Beruntung, Galih dan Bima berhasil diselamatkan.

Namun, Wahyumi tidak dapat diselamatkan karena terbawa arus yang semakin deras ke tengah laut.

“Warga berhasil menyelamatkan dua korban, namun satu korban, Wahyumi, tidak berhasil diselamatkan dan terbawa arus ke tengah laut,” lanjut Abdullah.

Begitu menerima laporan, Basarnas Cilacap segera mengirimkan satu regu penyelamat untuk mencari korban yang hilang.

Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian di sekitar Pantai Karangpakis, termasuk pemantauan udara menggunakan drone. Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan Wahyumi.

“Kami sudah melakukan penyisiran di tepian pantai dan juga memantau dari udara, namun sampai sekarang, kami belum menemukan korban,” jelas Abdullah.

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Pencarian sempat dihentikan sementara pada sore hari karena kondisi cuaca yang sudah gelap. Tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi pencarian pada Senin pagi (7/4/2025).

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya ombak besar yang dapat datang secara tiba-tiba, terutama di pantai-pantai yang memiliki arus kuat.

Basarnas Cilacap mengimbau kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dan tidak bermain terlalu jauh dari bibir pantai, terutama saat ombak besar datang.

Dengan upaya pencarian yang terus dilakukan, pihak berwenang berharap dapat segera menemukan Wahyumi dan membawa kabar baik bagi keluarga korban.

Operasi SAR akan dilanjutkan pada pagi hari, dan pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================