
“Tidak bisa dicegah, karena mereka datang dengan harapan hidup yang lebih baik. Tapi pemerintah tetap harus punya langkah antisipatif, dan itu dimulai dari pendataan,” tegasnya.
Menurut Ence, pendataan yang akurat sangat penting di tengah masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Bogor.
Tanpa langkah pengendalian yang tepat, arus urbanisasi justru bisa memperberat beban ekonomi daerah.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya di Komisi IV DPRD Kota Bogor sudah melakukan pembahasan bersama dinas terkait untuk mengantisipasi dampak sosial ekonomi dari meningkatnya perpindahan penduduk.
“Ramadan kemarin kami sudah rapat dengan dinas tenaga kerja. Salah satu poinnya adalah soal kesiapan dinas dalam memantau perkembangan situasi sosial ekonomi, termasuk potensi urbanisasi dan pengaruhnya terhadap kemiskinan dan pengangguran,” jelasnya.
Ence menambahkan, Komisi IV mendorong agar Dinas Ketenagakerjaan dan instansi lainnya terus menginformasikan lapangan pekerjaan.
Selain itu, ia menilai perlunya program-program kesiapan kerja dan pemberdayaan ekonomi bagi warga baru yang datang.
“Kalau tidak disiapkan dari sekarang, bisa menimbulkan masalah ke depan. Maka dari itu, kami mendorong agar semua dinas terkait punya rencana dan antisipasi yang matang, termasuk dari sisi anggaran,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














