
Cibinong, BogorToday.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memberikan fakta-fakta terkait insiden beredarnya seorang pasien meninggal dunia berinisial NL tak diizinkan pulang yang tejadi beberapa hari lalu.
Insiden penahanan pasien yang sudah meninggal dunia itu pertama kali diunggah oleh pegiat sosial media, Bro Ron alias Ronald A Sinaga.
Dalam unggahan akun instagramnya, pasien tersebut tak diizinkan pulang lantaran keluarga tak sanggup membayar administrasi yang telah ditentukan pihak rumah sakit.
Meski sudah berhasil dipulangkan oleh pihak keluarga almarhum, insiden tersebut mengundang beragam sorotan dan komentar di media sosial yang menyesalkan sikap pihak RSUD Ciawi.
Melelalu keterangan Direktur Utama RSUD Ciawi, Fusia Meidiawaty menjelaskan sejak dirawat hingga meninggal dunia, pasien masih dalam proses pengurusan BPJS atau UHC sehingga menjadi pasien tunai.
“Pasien tersebut sedang dalam proses pengurusan BPJS / UHC, sehingga pada saat meninggal belum ada jaminan dan akhirnya menjadi pasien tunai / umum,”kata Fusia Meidiwaty saat dihubungi pada Rabu (9/5/2025).
Dia mengatakan, sebelumnya pihak RSUD Ciawi sudah memberikan edukasi terhadap pasien tersebut agar untuk segera mengurus BPJS.
“Sejak awal masuk IGD, petugas RS sudah mengedukasi keluarga pasien untuk dapat segera mengurus BPJS / UHC, namun sampai saat pasien meninggal proses pengurusan tersebut belum selesai,”ujar Dirut RSUD Ciawi.
“Sebenarnya RSUD Ciawi memiliki kebijakan untuk pasien tunai yang tidak mampu, dapat membayar semampunya dulu bahkan bila memang tidak ada biaya, dapat digratiskan dan sisanya diselesaikan atau dicicil setelah pasien pulang, untuk yg digratiskan tentu saja tidak perlu dicicil lagi,”tambahnya.
Namun tampaknya kata Direktur Utama RSUD Ciawi, hal ini tidak tersampaikan dengan baik oleh petugas loket kepada keluarga pasien.
“Permasalahan ini juga tidak terinfokan langsung kepada pihak manajemen RSUD Ciawi, sehingga keputusan untuk membebaskan biaya terkesan terlambat diberikan,”bebernya.
Dengan kejadian ini RSUD Ciawi mengaku akan segera berbenah melakukan perbaikan sehingga hal seperti itu tidak terjadi kembali.
“Untuk ketidaknyamanan ini, saya atas nama RSUD Ciawi mohon maaf yang sebesar-besarnya. Insya Allah, RSUD Ciawi akan terus bebenah diri agar dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,”pungkasnya.
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















