Duka Pedagang Kayu di Bandung: 45 Jongko dan 3 Rumah Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

BOGORTODAY.COM – Malam kelabu menyelimuti warga di Jalan Terusan Pasir Koja, Gang Satata Sariksa, RT 08 RW 04, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Sebuah kebakaran hebat meluluhlantakkan 45 jongko penjual kayu dan tiga rumah warga pada Rabu malam (9/4/2025) sekitar pukul 23.50 WIB.

Di antara puing-puing yang tersisa, Dindin (45) hanya bisa berdiri terpaku, menyaksikan sisa-sisa tempat usaha yang telah ia rintis selama puluhan tahun habis terbakar. Dengan suara pelan, ia menceritakan detik-detik kebakaran yang menghanguskan seluruh isi jongkonya.

“Kronologi, jam 11 malam lebih, posisi api sudah di atas. Saya jual kayu, kusen, seperti itu,” ujar Dindin, Kamis (10/4/2025).

Menurut kesaksian warga, api pertama kali muncul dari arah depan jongko, lalu dengan cepat menjalar ke kanan dan kiri, membakar tumpukan kayu palet yang mudah terbakar.

“Kios di depan 30-an, sama belakang 40-an,” ucap Dindin, memperkirakan skala kebakaran yang terjadi.

Ia mengaku saat kejadian, stok kayu sedang banyak-banyaknya karena para pedagang baru saja kembali membuka usaha usai Lebaran. Kerugian yang dideritanya ditaksir mencapai Rp150 juta. Meski demikian, Dindin tetap tegar.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

“Bisa dibangun lagi, posisi kita mengais rezeki sudah puluhan tahun,” tutupnya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Diskar PB Kota Bandung, api pertama kali dilaporkan sekitar pukul 23.50 WIB dan petugas damkar tiba di lokasi lima menit kemudian.

Api cepat membesar karena bahan mudah terbakar berupa tumpukan kayu palet di hampir seluruh jongko.

Sebanyak 14 unit mobil damkar dikerahkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB, dan proses pendinginan dilanjutkan hingga pukul 04.28 WIB.

“Objek yang terbakar kurang lebih 45 jongko penjual kayu palet dan tiga rumah,” tulis data Pusdalops Diskar PB.

Tiga rumah warga yang turut hangus dalam peristiwa ini adalah milik Eti, Maman, dan Agus.

Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Garis polisi telah dipasang untuk mengamankan lokasi.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata Kurniawan, Kamis (10/4/2025).

Dari informasi awal, api diduga berasal dari salah satu jongko kayu bekas. Petugas ronda yang tengah berpatroli melihat asap, namun api sudah keburu membesar sebelum bisa dikendalikan.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

“Api cepat membesar sehingga merambat ke jongko lain dan menyebabkan 45 jongko penjual kayu bekas hangus terbakar,” imbuh Kurniawan.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Salah satu pedagang lain, Nolis (55), yang sudah berjualan kayu sejak tahun 2000, juga mengalami kerugian besar. Ia menyebut tidak ada satu pun kayu yang bisa diselamatkan.

“Kalau usaha ini dari tahun 2000. Api sudah besar, muncul di tengah-tengah,” ujarnya.

Meski usahanya kini rata dengan tanah, Nolis memilih untuk tetap ikhlas dan optimistis.

“Namanya musibah kita terima. Ke depan mudah-mudahan bisa jualan lagi,” katanya penuh harap.

Peristiwa kebakaran di Pasir Koja menjadi pengingat bahwa sektor usaha informal seperti pasar dan jongko sangat rentan terhadap risiko kebakaran, terutama bila terdapat bahan mudah terbakar dan sistem keamanan belum maksimal.

Kini, para pedagang yang menjadi korban hanya bisa berharap agar ada bantuan dan dukungan untuk bangkit kembali dari musibah ini.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================