
Sebagai langkah antisipasi, petugas menghimbau warga dan pendaki agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak, serta dalam radius 500 meter dari tepi sungai.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan aliran lahar di sepanjang sungai-sungai yang berhulu di Gunung Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
“Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak serta mewaspadai potensi APG, guguran lava dan lahar,” pungkas Sofian.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Semeru dan siap mengambil langkah cepat apabila situasi memburuk.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















