
Ia menambahkan, proses renovasi akan melibatkan tim peneliti geologi hingga ahli budaya untuk memastikan museum dapat berfungsi sebagai sarana edukasi sejarah bagi masyarakat.
“Sehingga nanti ada buku yang bisa menjelaskan ini secara akademik, sehingga kita berkunjung ke tempat sejarah itu bisa memahami bahwa dulu kita pernah punya peradaban,” ungkapnya.
Dedi juga menyampaikan bahwa desain museum ke depan akan lebih menonjolkan unsur sejarah Kerajaan Sunda.
“Nanti ada sentuhan-sentuhan arsitekturnya biar lebih mengesankan sebuah museum yang mencerminkan sejarah masa lalu,” tutupnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















