Meta Disidang FTC, Dianggap Lakukan Monopoli Lewat Akuisisi Instagram dan WhatsApp

Di sisi lain, Meta dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Perusahaan menilai bahwa pasar media sosial saat ini sangat kompetitif, dan mereka justru menghadapi tantangan besar dari platform lain seperti TikTok, YouTube, X (Twitter), iMessage, dan lainnya.

“Setiap remaja 17 tahun di dunia tahu bahwa Facebook, Instagram, dan WhatsApp bersaing ketat dengan banyak platform lain,” kata perwakilan hukum Meta dalam persidangan.

Meta juga menyentil peran regulator yang dinilai justru bisa menghambat inovasi teknologi dalam negeri.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Para regulator seharusnya mendukung inovasi Amerika, bukan mencoba memecah perusahaan-perusahaan besar Amerika yang inovatif dan justru menguntungkan China dalam isu strategis seperti AI,” ujar juru bicara Meta.

Potensi Dampak: Meta Bisa Dipaksa Jual Instagram & WhatsApp

Jika FTC memenangkan gugatan, Meta bisa dipaksa untuk menjual Instagram dan WhatsApp, memecah perusahaan teknologi raksasa itu menjadi beberapa entitas terpisah.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Gugatan ini menjadi salah satu langkah hukum paling agresif terhadap perusahaan teknologi besar dalam satu dekade terakhir.

Kasus ini juga menjadi sorotan global karena bisa menjadi preseden dalam upaya membatasi dominasi raksasa teknologi dan menjaga persaingan sehat di dunia digital.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================