
BOGORTODAY.COM – Artis sekaligus DJ Nathalie Holscher menyatakan kesiapannya mempromosikan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, dengan senang hati jika diminta.
Pernyataan ini disampaikannya usai menerima tawaran dari Anggota DPR RI Rusdi Masse Mappasessu (RMS), yang mengundangnya kembali ke Sidrap bukan untuk tampil di kelab malam, melainkan sebagai promotor daerah.
“Kalaupun saya disuruh mempromosikan kota Sidrap, dengan senang hati saya siap. Tapi masalah ini berbeda dong. Jobdesk saya, pada hari itu di Sidrap hanya untuk menghibur di salah satu kelab yang mengundang saya,” tulis Nathalie dalam Instagram Stories-nya pada Minggu (20/4/2025).
Pernyataan ini muncul setelah kontroversi seputar penampilan Nathalie sebagai DJ di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Sidrap pada Sabtu (12/4).
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat pengunjung naik ke atas panggung dan menyawer Nathalie dengan uang dalam jumlah besar.
Nathalie bahkan sempat mengunggah momen dirinya berbaring di atas tumpukan uang, yang belakangan disebut mencapai Rp 150 juta. Namun unggahan tersebut kini telah dihapus.
Aksi tersebut memicu reaksi keras dari sejumlah organisasi masyarakat, termasuk Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Sidrap, yang menyebut tindakan itu sarat dengan unsur pornografi.
Sekretaris PD Muhammadiyah Sidrap, KH Kalam Fattah, menyatakan pihaknya telah mengeluarkan pernyataan resmi mengecam aksi tersebut.
“Sudah ada kita rilis itu edaran bahwa Muhammadiyah mengecam keras aksi DJ yang sarat unsur pornografi,” ujarnya pada Rabu (16/4).
Nathalie menanggapi kritik ini dengan menyatakan bahwa saweran merupakan bentuk apresiasi penonton terhadap penampilannya sebagai DJ, bukan kesalahan pribadi.
“Saya hanya profesional kerja. Kalau memang ada demo yang tidak mau ada kelab malam di Sidrap, kenapa harus membawa nama saya? Dan kenapa baru sekarang? Kemarin-kemarin ke mana? Jujur saya sedih, bingung, dan kecewa,” ungkapnya.
Dalam unggahan lain pada Jumat (18/4), Nathalie menyampaikan langsung kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bahwa dirinya diundang secara profesional untuk mengisi acara, bukan sebagai penyelenggara atau pemilik tempat hiburan.
“Disini saya hanya diundang untuk mengisi acara di salah satu club dan disawer oleh orang yang datang (dan saya sangat berterima kasih). Selebihnya, setelah pekerjaan saya selesai, saya pulang,” tulisnya.
Setelah kembali ke Jakarta, Nathalie melakukan siaran langsung di TikTok dan diajak kolaborasi oleh Rusdi Masse. Dalam sesi live tersebut, RMS sempat meminta Nathalie untuk datang kembali ke Sidrap dan meminta maaf kepada masyarakat. Namun Nathalie dengan tegas menolak permintaan tersebut.
“Saya bertanya salah saya di mana? Lalu setelah itu kita berbicara lewat WhatsApp dan saya menjawab, ‘SAYA TIDAK MAU MINTA MAAF’,” ujarnya.
Kasus ini memunculkan polemik antara norma sosial, budaya lokal, dan dunia hiburan. Meski demikian, Nathalie menyatakan tetap terbuka untuk berkontribusi positif bagi Sidrap, terutama dalam upaya promosi daerah tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















