
“Justru warga diuntungkan dengan adanya pembuangan sampah itu karena juga mempekerjakan warga di sana. Beberapa dari mereka bisa memungut sampah yang bisa dijual kembali atau didaur ulang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fauzan menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah masih dalam proses finalisasi penentuan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ideal di Bangkalan. Ia menyadari bahwa persoalan sampah di wilayahnya cukup kompleks dan membutuhkan penanganan dari hulu ke hilir.
“Kami ingin pengelolaan dan residu akhir terkelola dengan baik. PR kita adalah memastikan sampah tidak hanya dibuang, tapi bisa dikelola dengan tepat tanpa menimbulkan pencemaran. Kami yakin, jika dikelola secara maksimal, tidak akan menimbulkan bau maupun masalah lingkungan lainnya,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen untuk terus berdialog dengan masyarakat demi menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan tidak merugikan warga.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















