
Menurutnya, program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum, dengan penekanan pada aspek operasional, manajerial, dan keuangan yang menjadi pilar utama bagi terciptanya pengelolaan air minum yang berkelanjutan.
“Tujuan utama pelatihan-pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan tenaga profesional yang mampu memimpin dan mengelola sistem penyediaan air minum secara lebih efektif, efisien dan inovatif,” kata Rivelino.
Dirinya berharap bahwa ke depannya, pelaksanaan pelatihan ini dapat terus berkembang, sehingga Tirta Pakuan dapat menjadi pusat pelatihan unggulan dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor penyediaan air minum di Indonesia.
“Pelatihan ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya menuju pengelolaan air minum yang lebih berkelanjutan, inovatif, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















