
Berdasarkan keterangan polisi, kendaraan travel diketahui tengah melaju dari arah Bandung menuju Cirebon. Saat melintasi KM 189, diduga sopir kendaraan travel kurang berkonsentrasi atau dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan kendali saat hendak menyalip.
“Dua-duanya sedang berjalan. Kemungkinan travel ini ingin menyalip dengan kecepatan tinggi, namun diduga karena sopir kurang sadar atau mengantuk, akhirnya menabrak bagian belakang kanan truk Fuso,” ungkap Joko.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian tidak menemukan adanya bekas pengereman dari kendaraan travel sebelum tabrakan terjadi, yang memperkuat dugaan bahwa sopir dalam kondisi tidak sadar penuh saat berkendara.
“Dugaan sementara karena tidak ada upaya pengereman. Mungkin sopirnya mengantuk,” tambahnya.
Tiga orang korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sejumlah penumpang lainnya mengalami luka ringan hingga berat dan telah dievakuasi ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis. Identitas para korban masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian.
Saat ini, kasus kecelakaan ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Sumedang.
Kepolisian juga mengimbau pengemudi kendaraan umum dan pribadi agar lebih waspada dan tidak mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk, terutama di jalan tol yang memungkinkan laju kendaraan dalam kecepatan tinggi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















