
BOGORTODAY.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara mendadak menunda pelaksanaan Seleksi Kompetensi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II, yang sedianya dimulai pada 29 April 2025.
Keputusan ini membuat banyak peserta kelabakan, terutama yang sudah memesan tiket transportasi hingga akomodasi untuk mengikuti ujian.
Penundaan ini tertuang dalam Surat BKN Nomor 6405/B-KS.04.01/SD/E/2025, yang ditandatangani secara elektronik oleh Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN, Suherman.
Dalam surat tersebut dijelaskan, alasan penundaan disebabkan keterbatasan waktu dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di 53 titik lokasi mandiri ujian BKN.
“Agar pelaksanaan seleksi PPPK Tahap II dapat berlangsung optimal dan terbatasnya waktu penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang memadai, maka pelaksanaan seleksi dilakukan penyesuaian jadwal,” tulis surat tersebut.
Respons Daerah dan Peserta
Di daerah, informasi penundaan ini telah disampaikan kepada para peserta, termasuk di Kabupaten Trenggalek.
Sekretaris BKD Trenggalek, Nurudin, membenarkan penundaan tersebut dan menyebutkan bahwa kewenangan penuh terkait jadwal ada pada BKN.
“Betul ditunda dan akan dijadwalkan ulang. Untuk Trenggalek, rencananya akan ujian di Madiun tanggal 3-4 Mei,” ujarnya pada Selasa (29/4/2025).
Ia menambahkan, sebanyak 1.332 peserta dari Trenggalek sebelumnya dijadwalkan mengikuti seleksi selama dua hari.
Namun hingga kini belum ada kejelasan jadwal baru, meski pihaknya memastikan ujian tetap akan dilaksanakan.
Hal senada disampaikan oleh Sekretaris BKPSDM Tulungagung, Pongky Kurniawan. Menurutnya, penundaan berlaku nasional dan pihak daerah hanya menjalankan instruksi dari BKN.
“Kami di daerah hanya mengikuti kebijakan pusat, karena seluruh pelaksanaan seleksi sepenuhnya ditangani oleh BKN,” jelas Pongky.
Di Tulungagung, jumlah peserta mencapai 2.740 orang, yang semula dijadwalkan mengikuti ujian di Madiun pada 1–3 Mei 2025.
Peserta Keluhkan Penundaan Mendadak
Penundaan mendadak ini membuat peserta merasa kecewa dan kebingungan, salah satunya Laili, peserta asal Tulungagung yang mengaku sudah memesan tiket kereta api dan penginapan.
“Saya sudah pesan tiket kereta dan penginapan, eh ternyata ditunda. Ini saya mau mengajukan refund tiket,” ungkap Laili.
Ia menambahkan, banyak peserta lainnya mengalami hal serupa karena persiapan sudah dilakukan maksimal sejak jauh hari.
“Persiapan sudah maksimal, karena waktunya tinggal beberapa hari lagi. Tapi mau bagaimana lagi, semoga jadwal penggantinya bisa segera ditetapkan,” tambahnya.
Penundaan seleksi PPPK Tahap II ini menunjukkan pentingnya kesiapan teknis dan koordinasi yang matang dalam pelaksanaan rekrutmen nasional.
Meski dimaklumi sebagai upaya menjaga kualitas pelaksanaan ujian, kebijakan mendadak seperti ini dapat mempengaruhi kesiapan dan psikologis para peserta.
BKN belum mengumumkan jadwal pengganti secara resmi. Para peserta diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari kanal resmi BKN dan instansi daerah masing-masing.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















