Desa Cileuksa Tanam 1.000 Pohon Bambu di Kawasan Sumber Mata Air untuk Cegah Erosi dan Kekeringan

BOGORTODAY.COM — Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air, Pemerintah Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon bambu seluas 10 hektare kawasan sumber mata air yang terletak di perbukitan

Aksi ini menjadi bagian dari program konservasi yang bertujuan untuk mencegah bencana erosi dan kekeringan yang kerap melanda kawasan tersebut, khususnya saat musim kemarau.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, kelompok tani hingga pemuda desa pada Senin 6 Mei 2025.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Kepala Desa Cileuksa, Ujang Ruhyadi mengatakan bahwa penanaman bambu ini merupakan langkah strategis dan berkelanjutan yang telah direncanakan sejak awal tahun.

Pria yang akrab disapa Apih Ujang ini menjelaskan bahwa pohon bambu memiliki banyak manfaat ekologis, terutama dalam menjaga struktur tanah dan mempertahankan debit air tanah.

“Bambu memiliki akar serabut yang sangat baik dalam menahan air dan mencegah longsor. Selain itu, tanaman ini juga dapat tumbuh cepat dan tahan terhadap cuaca ekstrem. Ini menjadi solusi alami yang kami nilai paling cocok untuk kondisi geografis Cileuksa,” kata Apih Ujang di sela kegiatan.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Menurutnya, kawasan sumber mata air di Cileuksa merupakan titik vital yang memasok kebutuhan air bersih bagi ratusan kepala keluarga serta lahan pertanian warga.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================