BOGORTODAY.COM – Harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (7/5/2025), dipicu oleh sinyal penurunan produksi minyak di Amerika Serikat (AS) serta tanda-tanda peningkatan permintaan dari pasar Eropa dan China.
Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent naik sebesar 37 sen atau sekitar 0,6 persen menjadi US$62,52 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) asal AS juga menguat 44 sen atau 0,74 persen ke US$59,53 per barel.
Kenaikan ini terjadi setelah kedua harga acuan tersebut sempat menyentuh titik terendah dalam empat tahun terakhir, menyusul keputusan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) untuk mempercepat peningkatan produksi.
Keputusan itu sebelumnya memicu kekhawatiran akan kelebihan pasokan di tengah lemahnya permintaan global akibat ketegangan dagang antara AS dan sejumlah negara mitra.
Namun, harga yang rendah ternyata mendorong sejumlah perusahaan energi di AS untuk mulai mengurangi aktivitas pengeboran mereka.
Beberapa perusahaan besar seperti Diamondback Energy dan Coterra Energy telah mengumumkan pemangkasan jumlah rig pengeboran guna menekan produksi.
“Pengumuman terbaru menunjukkan produksi akan melemah dalam beberapa bulan mendatang,” ujar Daniel Hynes, analis senior komoditas di ANZ Bank.
Ia menambahkan bahwa tren penurunan harga dan aktivitas pengeboran sudah sejak bulan lalu memperbesar risiko penurunan produksi minyak di AS, yang pada akhirnya akan mendukung kenaikan harga.
Persediaan Minyak AS Turun Tajam
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















