Tumpukan Sampah Kembali Menjamur di Jalan Raya Bomang Usai Libur Panjang Waisak

Tumpukan Sampah Kembali Menjamur di Jalan Raya Bomang Usai Libur Panjang Waisak

BOGORTODAY.COM – Tumpukan sampah kembali terlihat menyebar di sepanjang Jalan Raya Bojonggede–Kemang (Bomang), Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Rabu (14/5), usai libur panjang perayaan Hari Raya Waisak 2025.

Pantauan di lapangan menunjukkan sampah rumah tangga, plastik, dan limbah lainnya berserakan di lebih dari 10 titik di sepanjang jalan tersebut.

Kondisi ini menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas warga maupun pengguna jalan yang melintas.

Warga Geram dengan Oknum Pembuang Sampah

Seorang warga, Wendi Nurbaya, mengaku heran dan kecewa terhadap ulah oknum yang membuang sampah sembarangan di kawasan tersebut.

Padahal, menurutnya, pemerintah kecamatan Tajurhalang, bahkan Camat sendiri, secara rutin turun tangan untuk melakukan pengangkutan sampah.

“Tapi aneh masih banyak yang membuang sampah di sini. Kalau dihitung, lebih dari 10 titik. Memang sudah jelas, yang buang sampah di sini pasti warga luar Tajurhalang,” ujar Wendi, yang juga merupakan seorang guru di salah satu sekolah negeri di Depok.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Kekecewaan serupa juga disampaikan warga lain, Ricard Andi, yang menyebut perilaku buang sampah sembarangan sebagai tindakan tidak bermoral.

“Saya mengajak semua warga untuk mengawasi wilayahnya. Yang buang sampah sembarangan itu manusia tidak bertanggung jawab, bahkan saya berdoa yang tidak baik juga tidak apa-apa. Biar mereka tahu rasa. Pemerintah dan dinas sudah bekerja, tinggal manusianya saja yang tidak tahu diri,” tegas Ricard.

Upaya Pemerintah dan Tantangan Kesadaran Masyarakat

Pemerintah Kecamatan Tajurhalang sebenarnya telah beberapa kali melakukan pembersihan dan penertiban, namun tumpukan sampah terus bermunculan terutama usai masa libur panjang.

Dugaan kuat, pelaku pembuangan sampah bukan hanya berasal dari warga setempat, tetapi juga dari luar wilayah.

BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Harapan dan Tindakan Lanjutan

Warga berharap aparat dan dinas lingkungan hidup setempat bisa memasang kamera pengawas (CCTV) di titik rawan serta menindak tegas pelaku pembuangan sampah ilegal.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga perlu ditingkatkan agar budaya buang sampah pada tempatnya dapat tumbuh kuat.

“Kalau perlu, beri sanksi sosial atau denda agar mereka jera,” usul Wendi.

Jalan Raya Bomang yang seharusnya menjadi akses nyaman bagi warga dan pengguna jalan, kini berubah menjadi jalur yang dipenuhi tumpukan sampah.

Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga untuk mengakhiri kebiasaan buruk ini dan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================