BOGORTODAY.COM – Produsen otomotif asal Tiongkok, Wuling, kembali menarik perhatian publik Asia Tenggara lewat kehadiran mobil konsep futuristik mereka, Light of ASEAN, yang kini diperkenalkan dalam ajang Malaysia Autoshow (MAS) 2025.
Kehadiran sedan listrik bergaya pintu sayap camar (gullwing) ini menjadi langkah simbolik Wuling dalam mempertegas visinya memperluas pengaruh di pasar ASEAN.
Sebelumnya, Light of ASEAN sempat singgah di Indonesia dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 pada Februari lalu.
Namun, seperti halnya di IIMS, Wuling belum mengungkapkan jadwal produksi atau penjualan resmi mobil konsep ini.
“Konsep ini kemungkinan besar tidak akan diproduksi massal. Ini hanya sebagai bentuk perwujudan visi perusahaan untuk memperluas pasar di ASEAN, dan membuat dunia jatuh cinta dengan energi baru dari Wuling,” tulis Wuling, Rabu (14/5/2025).
Debut Global dan Visi Regional
Model konsep Light of ASEAN pertama kali diperkenalkan dalam Pameran Ekonomi ASEAN ke-21 di Nanning, China, pada 24 September 2024.
Nama “Light of ASEAN” dipilih bukan tanpa alasan—mobil ini dimaksudkan sebagai simbol visi Wuling dalam menghadirkan inovasi kendaraan listrik cerdas dan berkelanjutan secara global, serta menegaskan peran strategis ASEAN sebagai pasar utama.
Setelah Indonesia dan Thailand, Malaysia menjadi negara ketiga di kawasan ini yang disambangi Wuling, menunjukkan komitmen ekspansi mereka.
Dalam waktu dekat, Wuling juga dikabarkan akan meluncurkan mobil listrik Bingo EV secara resmi di pasar Malaysia.
Teknologi dan Desain Masa Depan
Salah satu fitur unggulan pada Light of ASEAN adalah desain aerodinamisnya yang luar biasa. Wuling mengklaim bahwa mobil ini memiliki ultra-low aerodynamic drag dengan koefisien seret (Cd) hanya 0,18, menjadikannya salah satu mobil konsep dengan efisiensi angin terbaik di kelasnya. Hal ini secara langsung meningkatkan efisiensi energi dan performa berkendara.
- Secara visual, mobil ini menampilkan desain radikal dan futuristik:
- Struktur cross-star cone di bagian depan sebagai identitas visual kuat
- Pintu gullwing yang memberikan kesan dramatis dan aksesibilitas maksimal
- Spoiler belakang melayang yang menambah nuansa aerodinamis dan estetika
Di bagian dalam, kabin Light of ASEAN menerapkan filosofi desain Zero Gravity Dual Mode, yang memisahkan area pengemudi dengan penumpang guna meningkatkan kenyamanan, fungsionalitas, serta pengalaman berkendara secara personal.
Debut Asia Tenggara
Vice President Motors Wuling, Arif Pramadana, sebelumnya menjelaskan bahwa kehadiran Light of ASEAN di IIMS 2025 menandai debut perdana mobil konsep ini di Asia Tenggara. Dari Indonesia ke Malaysia, mobil ini kini menjadi simbol ambisi dan inovasi Wuling dalam meraih hati konsumen ASEAN.
Meskipun belum ada kepastian produksi, Light of ASEAN menjadi cerminan langkah progresif Wuling dalam menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang tidak hanya inovatif tetapi juga relevan secara regional.
Dengan langkah demi langkah yang diambil Wuling di kawasan Asia Tenggara, bukan tak mungkin konsep seperti Light of ASEAN kelak akan menjadi inspirasi nyata untuk produk massal mereka di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















