
Menurut Dr. Paulina García-Del Moral, profesor sosiologi di Universitas Guelph, akar kekerasan ini berasal dari budaya “machismo”, seksisme sistemik, dan lemahnya respons institusi. “Banyak pria masih merasa memiliki hak atas tubuh perempuan,” katanya.
Studi tahun 2023 mencatat 10 hingga 11 perempuan dibunuh setiap hari di Meksiko. Namun, hanya sekitar 5% kasus yang berujung pada hukuman, mencerminkan kegagalan serius dalam sistem hukum dan penegakan keadilan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa juga melaporkan lebih dari 50.000 perempuan telah dibunuh antara tahun 2001 hingga 2024 di Meksiko, dengan sebagian besar kasus tidak ditangani serius. Korban kerap disalahkan atas pakaian, profesi, atau gaya hidup mereka.
“Cukup menyalahkan korban,” tegas García-Del Moral. “Pembunuhan di ruang publik seperti ini mengirim pesan jelas: laki-laki bisa membunuh perempuan tanpa takut dihukum.”
Dunia Maya Berduka, Tapi Realita Tetap Tragis
Setelah kejadian, akun TikTok Márquez yang semula aktif telah dihapus. Namun, video siaran langsung masih tersebar luas di media sosial, memicu duka mendalam dari para pengikutnya dan warganet.
Sebagian mempertanyakan keaslian video, tetapi otoritas telah mengonfirmasi keotentikannya. TikTok sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa popularitas, status sosial, bahkan eksistensi di ruang digital tidak menjamin keselamatan, terutama bagi perempuan di negara dengan angka kekerasan gender yang mengkhawatirkan seperti Meksiko.
García-Del Moral menutup pernyataannya dengan sebuah realitas pahit, “Kekerasan terhadap perempuan di Meksiko bukan hanya masalah sosial — ia telah menjadi bagian dari sistem.”
Kasus Valeria Márquez bukan sekadar tragedi personal. Ia adalah potret kelam dari krisis kemanusiaan yang terus berulang: ketika tubuh perempuan dijadikan target dan nyawanya dianggap tak bernilai.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















