PENTINGNYA PENDIDIKAN CINTA AKHIRAT UNTUK MENCEGAH JUDI

Heru B Setyawan (Duta Pancasila Badan Pengembangan Ideologi Pancasila)

Oleh : Heru B Setyawan (Duta Pancasila Badan Pengembangan Ideologi Pancasila)

PADA Zaman Orde Baru (Orba) judi sempat dilegalkan, yaitu ada Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB) dan Pekan Olahraga dan Ketangkasan (Porkas). SDSB adalah undian berhadiah yang dikemas sebagai sumbangan sosial.

Pemerintah mengizinkan Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS) untuk mengelola SDSB. Uang dari penjualan kupon undian SDSB digunakan untuk pembangunan. SDSB sempat populer di kalangan masyarakat pada tahun 1989-1994.

Sedang Porkas adalah undian berhadiah yang digabungkan dengan kegiatan olahraga.Tujuannya untuk membiayai pembangunan pemerintah dalam bidang olahraga. Porkas sempat populer di kalangan masyarakat pada tahun 1991-1993.

Aneh bin ajaib ya, pada waktu itu, padahal Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, tapi mengapa judi dilegalkan.

Juga Indonesia punya dasar negara yaitu Pancasila dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Dengan Pancasila harusnya pemerintah dan rakyat Indonesia juga melarang judi.

BACA JUGA :  BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Kapan Suku Bunga KPR Ikut Menyesuaikan?

Dengan kata lain, harusnya bangsa Indonesia itu bersifat religius dan anti judi atau anti kemaksiatan yang lain. Alhamdulillah setelah diprotes oleh ulama dan rakyat, akhirnya SDSB dan Porkas dibubarkan oleh pemerintah.

Mengapa Hal ini terjadi, karena kita terlalu cinta dunia dari pada cinta akhirat. Jika kita cinta dunia, maka segala cara akan kita lakukan, meski hal itu melanggar norma, aturan, UU, Pancasila dan agama.

Seperti petir di siang bolong, tanpa diduga legalisasi judi dan kasino di Indonesia khususnya di Ibu Kota DKI Jakarta belakangan ini kembali mencuat.

Isu panas ini digulirkan langsung dari gedung DPR, dan disebut-sebut bisa menjadi sumber pemasukan negara seperti di Uni Emirat Arab dan juga Malaysia.

BACA JUGA :  Tom Holland Isyaratkan Sudah Menikah dengan Zendaya, Akhirnya Buka Suara Soal Rumor Pernikahan

Gagasan tersebut pertama kali dilontarkan oleh Anggota Komisi IX DPR, Galih Kartasasmita, yang mengusulkan agar pemerintah menambah objek penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Menurut penulis kita jangan meniru Uni Emirat Arab dan Malaysia yang melegalkan judi, meski kedua negara ini nota bene adalah negara mayoritas muslim.

Masih banyak cara untuk mendapatkan sumber pemasukan negara yang halal dan diridhoi oleh Allah SWT.

Bukankah kata Guru saya “Jika kita mementingkan kehidupan akhirat maka dunia akan mengikuti kita”. Dengan fokus pada kehidupan akhirat, maka kehidupan duniawi secara alami akan mengikuti dengan baik, baik dalam urusan rezeki, kesehatan, maupun kebahagiaan. Jayalah Indonesiaku.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================