RSUD Leuwiliang Edukasi Pengunjung Tentang Hipertensi Sang The Silent Kiler

RSUD LEUWILIANG

BOGORTODAY.COM Dalam rangka memperingati hari Hipertensi Sedunia sekaligus menyambut hari jadi Bogor HJB ke-543, Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Leuwiliang melakukan penyuluhan kesehatan.

Kali ini, ini PKRS Bersama dr. Kandita Arjani, Sp.JP yang merupakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Leuwiliang mengusung tema tentang “The Silent Killer : Waspada Bahaya Hipertensi”.

“Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi ternyata tidak dapat disepelekan dan didiamkan begitu saja, karena merupakan penyakit berbahaya dan mematikan,” ujar Dokter Kandita, Kamis (22/5/2025).

BACA JUGA :  PNM Bekali 30 Anak Nasabah Mekaar Sertifikasi Keamanan Pangan

Hipertensi dianggap sebagai penyakit serius karena dampak yang ditimbulkan sangat luas, pasalnya penyakit yang dikenal silent killer ini dapat mengakibatkan kematian mendadak bagi penderitanya.

“Seseorang akan didiagnosa memiliki tekanan darah yang tinggi ketika menunjukkan angka diatas 140/90 dari 3 kali pemeriksaan terpisah jarak 1 – 2 minggu dalam keadaan tidak beraktivitas,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, perelu adanya edukasi kepada mayarakat agar mewaspadai dan mengetahui gejala-gejala Hipertensi.

“Sebagian besar gejala hipertensi tidak bergejala atau keluhan tertentu sehingga sering disebut dengan “The Silent Killer”. Adapun keluhan tidak spesifik pada penderita hipertensi adalah sakit kepala, rasa sakit di dada & jantung berdebar, penglihatan kabur, pusing, mudah lelah, gelisah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Momen Sakral di RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, Belasan Tenaga Kesehatan Raih Penghargaan Satyalancana

Cara Cegah Bahaya Hipertensi

Kunci utama untuk pencegahan dari penyakit hipertensi adalah perubahan gaya hidup, diantaranya adalah menjaga berat badan, perbanyak konsumsi sayur dan buah.

“Selain itu, kurangi makanan berlemak, kurangi konsumsi garam, hindari minuman beralkohol, olahraga, berhenti merokok, hindari stress dan emosi,” pungkasnya. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================