Kota Bogor Berupaya Meningkatkan Predikat Swasti Saba Wistara

Rapat konsolidasi Forum Kota Sehat dalam rangka persiapan penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional 2025. (Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim hadir dalam audiensi dan rapat konsolidasi Forum Kota Sehat. Hal ini dilakukan dalam rangka persiapan penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional 2025.

Sebagai pembina Forum Kota Sehat Kota Bogor, Yantie Rachim menyampaikan dukungan penuhnya terhadap seluruh proses dan tahapan yang harus dilalui dalam penilaian nasional.

Ia menilai bahwa gerakan Kota Sehat sangat selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

BACA JUGA :  Tanamkan Jiwa Berbagi, SIT Bina Bangsa Sejahtera Bogor Sembelih 5 Sapi dan 26 Domba

“Kami sangat senang jika Kota Bogor bisa ditunjuk sebagai pilot project di Jawa Barat. Ini jadi motivasi untuk kami memenuhi semua kriteria, memperbaiki kekurangan, melengkapi data, dan memastikan kondisi lapangan sesuai standar,” ujar Yantie Rachim di Paseban Kian Santang, Balai Kota Bogor, pada Kamis (22/5/2025).

Target Kota Bogor pada penilaian tahun ini adalah meraih kembali predikat Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi dalam program Kabupaten/Kota Sehat yang sebelumnya telah diraih pada tahun 2019.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra), Eko Prabowo, menambahkan bahwa Pemkot Bogor telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung suasana kota yang sehat dan ramah masyarakat.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

Ia menyampaikan Pemkot Bogor tengah mengupayakan untuk mengaktifkan kembali kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman. Kegiatan ini rencananya akan dimulai kembali dalam waktu dekat setelah terhenti akibat pandemi.

“Forum Kota Sehat akan terus kita dukung. Ini bukan sekadar penilaian, tetapi bagian dari tujuan mulia untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Eko.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================