
Rudy Susmanto menyoroti semangat masyarakat yang kembali menunjukkan solidaritas, seperti pada era 90-an, dengan keterlibatan langsung pelajar, guru, ibu-ibu, hingga tokoh agama dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Sebagai bagian dari revitalisasi kawasan, Bupati Rudy Susmanto juga menyampaikan rencana penataan kawasan Ruko Citeureup menjadi pusat kegiatan masyarakat dengan nama baru “Ruko Pangeran Sake”, yang akan difungsikan sebagai shelter angkutan umum, pusat kuliner, dan ruang publik lainnya.
“Kami ingin ini bukan menjadi kegiatan pertama dan terakhir. Gotong royong adalah semangat kita bersama untuk membangun Kabupaten Bogor dari akar rumput. Mari kita jaga semangat ini, karena dari sinilah kebangkitan bangsa dimulai,” pungkas Rudy Susmanto.
Selanjutnya, Camat Citeureup, Edy Suwito menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Bupati Bogor, Rudy Susmanto, beserta jajaran, serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Citeureup sebagai tuan rumah pelaksanaan BBGRM tahun ini.
“Kegiatan BBGRM ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kebersihan, melestarikan alam, dan menciptakan lingkungan yang indah dan sehat. Karena bila kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita,” ungkapnya.
Camat Edy juga mengapresiasi upaya kolaboratif yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menata wilayah Citeureup, yang kini menunjukkan hasil yang signifikan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran atas dukungan serta kolaborasi yang telah memberikan dampak positif bagi Kecamatan Citeureup. Harapan kami, semangat ini dapat terus dilanjutkan melalui program-program yang manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tandasnya. (*/Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















