
Tempat tersebut menawarkan area yang lebih besar dan dikelola oleh tim berpengalaman, termasuk mereka yang pernah menangani Keiko, orca terkenal dalam film Free Willy.
“Jika pemerintah Prancis tidak memiliki tempat yang siap, maka mereka akan butuh bertahun-tahun untuk membangun tempat perlindungan. Kami sudah siap sekarang,” tegas Marino.
Tidak Bisa Dilepas ke Alam Liar
Satu hal yang menjadi kendala besar adalah kenyataan bahwa Wikie dan Keijo lahir di penangkaran dan tidak pernah hidup di alam liar.
Melepas mereka ke laut terbuka akan menempatkan mereka dalam risiko tinggi dan kemungkinan besar tidak akan bertahan hidup.
Pihak Marineland Antibes, yang secara hukum masih bertanggung jawab atas dua orca dan 12 lumba-lumba lainnya, juga menyatakan bahwa pemindahan ke tempat penangkaran lain adalah satu-satunya pilihan realistis demi kesejahteraan mereka.
“Marineland menegaskan kembali urgensi yang sangat mendesak untuk memindahkan hewan-hewan tersebut ke tujuan operasional,” ujar pernyataan resmi pengelola.
Seruan Global untuk Tindakan Nyata
Aktivis dan publik internasional kini menaruh perhatian pada nasib Wikie dan Keijo. Rekaman kondisi mereka telah viral di media sosial dan memicu desakan publik kepada pemerintah Prancis agar bertindak lebih cepat.
“Setelah menghibur masyarakat selama bertahun-tahun, kita seharusnya tetap menyediakan lingkungan yang bersih dan aman bagi mereka untuk menjalani sisa hidupnya,” ujar Schusterova menutup pernyataannya.
Dengan waktu yang semakin mendesak dan kondisi kolam yang memburuk, dunia kini menanti apakah pemerintah Prancis akan mendengarkan seruan ini, atau membiarkan dua makhluk laut cerdas itu menua dalam keterasingan dan penderitaan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















