
Ia menambahkan, keikutsertaan peserta dari luar Bogor juga menjadi kebanggaan tersendiri, karena menunjukkan bahwa Kota Bogor bukan sekadar tuan rumah, tetapi juga menjadi magnet dan penggerak kemajuan Drum Band dan Marching Band di Indonesia.
“FOMB XXI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi memiliki makna yang lebih besar, sebagai sarana membangun karakter disiplin dan tanggung jawab, sportivitas, kerja sama tim, keberanian tampil, serta menghargai proses,” ujar Dedie Rachim.
Ia juga berharap kegiatan ini mendorong kolaborasi antar sekolah, komunitas seni, dan para pemangku kepentingan, untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya akan nilai budaya dan kebangsaan.
“Tunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung sportivitas dan nilai-nilai luhur. Jadikan ajang ini sebagai pengalaman belajar dan untuk mempererat persaudaraan,” tuturnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















