
“Kami tidak menutup mata atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh pasien dan keluarga. Karena itu, kami sedang menelusuri lebih lanjut detail pelaksanaan tindakan medis malam itu. Koas yang bertugas juga sedang kami identifikasi untuk klarifikasi lebih lanjut,” tambahnya.
Dinas Kesehatan juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari petugas jaga, edukasi telah diberikan kepada keluarga pasien bahwa bila gejala memburuk, pasien disarankan kembali ke IGD RSUD KH. Idham Chailid.
Namun tampaknya edukasi ini tidak tersampaikan dengan baik, sehingga dalam kasus ini, pasien memilih untuk berobat ke fasilitas kesehatan lain, pada saat kondisi pasien menurun pasca kunjungan pertama.
“Prinsip kami adalah pelayanan yang optimal dan sesuai prosedur. Kami tetap terbuka menerima masukan dan berkomitmen melakukan evaluasi internal. Yang terpenting, tidak ada niat menutupi fakta. Kami terus menjalin komunikasi dengan pasien dan keluarga agar persoalan ini bisa terselesaikan dengan baik,” tutup Kadinkes.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengedepankan informasi yang terverifikasi.
Apabila terdapat keluhan atau masukan terhadap layanan kesehatan, masyarakat dapat menyampaikannya langsung melalui kanal resmi pengaduan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















