Israel Diduga Luncurkan Serangan Udara ke Iran, Ledakan Terdengar di Dekat Teheran

Israel Diduga Luncurkan Serangan Udara ke Iran, Ledakan Terdengar di Dekat Teheran

BOGORTODAY.COM – Angkatan Udara Israel dilaporkan melakukan serangan ke wilayah Iran pada Jumat pagi (13/6/2025) waktu setempat. Informasi ini dilansir dari kantor berita Reuters yang mengutip laporan media lokal Iran, Nour News.

Ledakan dikabarkan terdengar di wilayah timur laut Teheran, ibu kota Iran. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari otoritas Iran mengenai penyebab pasti ledakan tersebut.

Kabar ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat antara Israel dan Iran dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, sejumlah laporan dari NBC News menyebut bahwa Israel tengah menyusun rencana serangan besar-besaran terhadap Iran, di tengah proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Teheran.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Beberapa sumber yang mengetahui rencana tersebut mengungkapkan bahwa serangan militer ini dapat dilakukan Israel dalam hitungan hari.

Mereka juga menambahkan bahwa Washington saat ini berada dalam kondisi siaga tinggi, menyusul informasi intelijen tentang kemungkinan aksi militer Israel terhadap Iran.

Israel kemungkinan akan bertindak secara sepihak,” ungkap salah satu sumber kepada NBC News. Hingga saat ini, belum ada kejelasan apakah Amerika Serikat akan ikut terlibat dalam operasi tersebut.

Gedung Putih juga dilaporkan belum memberi pengarahan resmi kepada parlemen mengenai potensi konflik ini.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Israel dan Iran telah lama berada dalam kondisi permusuhan terbuka, terutama terkait program nuklir Iran yang dianggap sebagai ancaman langsung oleh Tel Aviv.

Situasi ini pun menimbulkan kekhawatiran internasional atas potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Iran dan Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini. Komunitas internasional masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan klarifikasi dari kedua pihak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================