
BOGORTODAY.COM – Musim Iduladha selalu identik dengan melimpahnya daging kurban, baik sapi maupun kambing.
Di momen ini, banyak dari kita mendadak mengonsumsi daging hampir setiap hari, baik diolah menjadi sate, gulai, tongseng, hingga sop. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah sehat makan daging setiap hari?
Daging: Kaya Nutrisi, Tapi Perlu Batasan
Tak bisa disangkal, daging merupakan sumber protein hewani yang sangat kaya gizi. Menurut Rosemary Trout, direktur program kuliner dan ilmu pangan di Drexel University, daging adalah sumber protein lengkap yang mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Tak hanya itu, daging juga mengandung vitamin B12, zat besi, dan seng—nutrisi penting yang berperan dalam fungsi otak, pembentukan sel darah merah, dan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, protein dari daging hewani juga lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan protein nabati.
Meski demikian, protein nabati tetap bisa menjadi alternatif asalkan dikombinasikan dengan tepat, seperti nasi dengan kacang-kacangan, untuk mencukupi kebutuhan asam amino lengkap.
Tidak Semua Daging Sama
Perlu diingat bahwa tidak semua jenis daging berdampak sama pada kesehatan. Daging segar seperti ayam, sapi, dan kambing yang dimasak sendiri tentu berbeda dengan daging olahan seperti sosis, nugget, dan kornet.
Daging olahan umumnya mengandung garam, gula, nitrat, dan lemak tambahan yang dapat berdampak buruk jika dikonsumsi secara rutin.
Rosemary Trout menekankan pentingnya membedakan antara daging segar dan olahan dalam menjaga pola makan yang sehat.
Apakah Aman Makan Daging Setiap Hari?
Menurut Lauren Manaker, ahli gizi terdaftar, konsumsi daging setiap hari bisa tetap sehat asalkan dilakukan dalam porsi wajar dan dilengkapi dengan makanan bergizi lainnya.
Pedoman Diet dari Amerika Serikat merekomendasikan konsumsi maksimal 26 ons (sekitar 737 gram) daging, unggas, dan telur per minggu. Ini setara dengan sekitar 3–4 ons (85–113 gram) per hari.
Masalahnya, banyak orang yang secara tidak sadar mengonsumsi daging dalam jumlah jauh lebih besar dari batasan ini hanya dalam satu kali makan.
Tips Sehat Mengonsumsi Daging Saat Musim Kurban
Agar tetap sehat saat daging melimpah, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pilih Daging Minim Proses
Utamakan daging segar tanpa tambahan bahan pengawet. Masak sendiri di rumah untuk mengontrol bumbu dan metode memasak. - Perhatikan Potongan Daging
Pilih potongan daging yang rendah lemak jenuh, seperti dada ayam tanpa kulit atau bagian flank steak dari sapi. - Lengkapi dengan Sayur dan Biji-bijian
Jangan lupakan sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagai pendamping. Ini akan membantu menyeimbangkan asupan serat dan mikronutrien. - Batasi Daging Olahan
Konsumsi sosis, kornet, atau nugget sebaiknya hanya sesekali. Terlalu sering mengonsumsinya bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Daging kurban adalah berkah yang patut disyukuri. Namun, agar tetap sehat selama musim Iduladha, kita perlu bijak dalam mengonsumsinya.
Kunci utamanya adalah porsi yang tepat, jenis daging yang sehat, dan keseimbangan dengan makanan lain seperti sayuran dan biji-bijian. Dengan begitu, kita bisa menikmati sajian khas kurban tanpa mengorbankan kesehatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















