
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menyampaikan agar semua apa yang disampaikan oleh Wali Kota Bogor didengar dengan baik, dipahami, dan dilaksanakan dengan penuh komitmen agar terwujud.
“Jadi semua itu bisa diwujudkan dalam komitmen yang sama. Ada berbagai tahapan yang harus dilalui. Ini menjadi sebuah kewajiban yang mutlak dan harus segera dilakukan,” ujarnya.
Ia juga akan melihat aksi nyata para perangkat daerah untuk menjalankan program sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Mau tidak mau RPJMD itu menjadi petunjuk yang harus dijalankan dan diselesaikan. Pak wali kota ini merupakan pimpinan yang visioner, sehingga apa yang sudah disampaikan, direncanakan harus diselesaikan dan apa tahapan yang bisa dimulai tahun ini untuk masa depan tentu tahapanya bisa dimulai dari sekarang,” ujarnya.
Kepala Dinas DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, bercerita bahwa ketika dirinya menjabat sebagai Kepala DKPP pada Februari 2023 lalu, kondisi lingkungan kantor tidak tertata dan dipenuhi semak blukar. Ia pun kemudian meminta bantuan DPUPR untuk melakukan pembersihan.
Setelah lahan tersedia, ia pun mengajukan berbagai bantuan anggaran, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.
“Alhamdulillah sekarang kita bisa lihat semua tertata, laboratorium kultur jaringan, nursery, greenhouse, rumah pembibitan, kesehatan hewan, penitipan hewan, dan sebagainya,” ujarnya.
Dari 1,3 hektar lahan yang ada, Chusnul menyebut bahwa 80 persen sudah dimanfaatkan dan jika semua selesai maka ini bisa menjadi kawasan edu agrowisata ketahanan pangan dan pertanian.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















