
Adapun pembangunan SMPN 3 dan SMKN Cigudeg direncanakan berdiri di atas lahan seluas 13,9 hektare, yang merupakan bagian dari area hunian tetap (huntap) yang tersisa. Pendirian dua lembaga pendidikan tersebut dinilai selaras dengan rencana strategis pengembangan kawasan, khususnya menjelang peralihan status Cigudeg sebagai pusat administratif Bogor Barat.
“Kami sudah siap untuk menjadi ibu kota Bogor Barat. Semua sedang kita persiapkan. Sebagai pemerintahan desa tentu kami menyambut baik,” lanjut Andi.
Ia juga mengimbau agar masyarakat mulai menyesuaikan cara pandang dan pola pikir dalam menghadapi transformasi kawasan menjadi pusat pemerintahan regional. “Mudah-mudahan masyarakat juga merubah cara berpikir mereka karena kita akan menjadi sentral kantor pusat, pusat peradaban baru di Bogor Barat, yang akan terdiri dari 14 kecamatan,” pungkasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















