Pemkab Bogor Siapkan Jurus Baru Basmi Praktik Titip Menitip di Sekolah

Pemkab Bogor Siapkan Jurus Baru Basmi Praktik Titip Menitip di Sekolah
Sekretaris Daerah, Ajat Rochmat Jatnika dan Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Rusliandy saat Diwawancarai untuk Tangani Titip Menitip di Sekolah

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan bakal menindak tegas praktik titip menitip siswa dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, termasuk jika dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy, menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi kepada ASN yang terbukti terlibat, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN.

“Dan sanksinya nanti dilihat dari hasil pemeriksaan. Kalau terbukti dan sifatnya berat, ya Pak, sanksinya berat,” ujar Rusliandy, Rabu (25/6/2025).

BACA JUGA :  Kehamilan di Usia 40-an: Tidak Selalu Aman Jika Disertai Penyakit Berat

Menurutnya, langkah ini bertujuan menciptakan keadilan dan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik.

“Hal itu dimaksudkan agar memberikan kesempatan yang sama kepada semua lulusan SD atau madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Bogor untuk memperoleh layanan pendidikan yang adil dan merata,” lanjutnya.

SPMB Kabupaten Bogor dijadwalkan akan berlangsung pada 1 hingga 4 Juli 2025 dengan sistem online. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa Pemkab Bogor berkomitmen penuh mencegah praktik curang dalam proses seleksi.

BACA JUGA :  Toyota Fortuner Seruduk Warung di Kemang, Pengendara Motor Tewas

“Sekarang ini kan sudah sistem online. Kita bersepakat untuk melakukan perbaikan ke depan. Jadi titip kursi, titip apa segala macam, kan nggak bisa, pasti ditolak,” tegas Ajat.

Ia pun mengajak seluruh pihak terlibat agar menjalankan proses seleksi secara objektif dan transparan demi menghasilkan peserta didik unggulan.

“Mudah-mudahan dengan begitu kita akan mendapatkan sumber atau bibit unggul di Kabupaten Bogor melalui mekanisme yang baik,” pungkasnya. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================