BOGORTODAY.COM – Sebuah tugu helikopter SA-330 Puma kini berdiri mencolok di kawasan Simpang Pakansari-Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Helikopter tersebut bukan hanya simbol estetika kota, tetapi juga membawa sejarah panjang sebagai salah satu helikopter legendaris milik Tentara Nasional Indonesia (TNI).Wisata alam Kabupaten Bogor.
Melansir beberapa sumber, SA-330 Puma adalah helikopter angkut serbaguna bermesin ganda yang pertama kali dikembangkan oleh perusahaan asal Prancis, Sud Aviation (kemudian menjadi Aerospatiale).
Prototipe helikopter ini melakukan penerbangan perdananya pada 15 April 1965 di Marignane, Prancis, dengan pilot uji legendaris Jean Boulet. Uji coba tersebut berlangsung selama 20 menit dengan fokus pada stabilitas hover dan manuver dasar.
Helikopter ini dirancang atas permintaan Angkatan Darat Prancis (ALAT – Aviation Légère de l’Armée de Terre) untuk kebutuhan mobilitas pasukan dan logistik di berbagai medan, termasuk daerah tropis dan pegunungan.
Dalam perkembangannya, Puma menjadi salah satu helikopter ekspor paling sukses dan diproduksi di berbagai negara seperti Inggris (Westland Puma HC.1), Rumania (IAR 330), dan Afrika Selatan (Atlas Oryx).
Di Indonesia, SA-330 Puma mulai digunakan pada awal 1970-an oleh TNI Angkatan Udara. Helikopter ini mendukung berbagai misi strategis, mulai dari transportasi pasukan, logistik, evakuasi medis, hingga operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















