
Salah satu misi penting yang melibatkan Puma adalah penanganan konflik di Timor Timur serta penyaluran bantuan saat terjadi bencana alam.
Selain TNI AU, SA-330 Puma juga sempat dioperasikan oleh Pelita Air Service, anak perusahaan Pertamina. Pada era 1970–1980-an, Puma digunakan dalam mendukung kegiatan eksplorasi minyak dan gas, khususnya untuk mobilitas kru ke lokasi pengeboran lepas pantai.
Keandalan dalam cuaca ekstrem dan kapasitas besar membuatnya menjadi andalan di sektor energi nasional.
Meski kini sudah tak lagi aktif dioperasikan, Puma tetap memiliki jejak kuat dalam sejarah kedirgantaraan Indonesia.
Bahkan, beberapa unit SA-330 Puma hibah dari Inggris dan Portugal masih dipersiapkan untuk beroperasi di Ukraina dalam konteks konflik yang sedang berlangsung.
Kehadiran tugu helikopter SA-330 Puma di Simpang Pakansari bukan sekadar hiasan, tetapi juga pengingat akan peran pentingnya dalam berbagai fase sejarah, baik di tingkat nasional maupun global.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















