4 Kebiasaan Malam Hari yang Diam-diam Tingkatkan Risiko Stroke

4 Kebiasaan Malam Hari yang Diam-diam Tingkatkan Risiko Stroke

BOGORTODAY.COM Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Amerika Serikat, dan angkanya terus meningkat setiap tahun.

Meski banyak orang menyadari pentingnya pola hidup sehat di siang hari, tak banyak yang tahu bahwa rutinitas malam hari juga memiliki pengaruh besar terhadap risiko stroke.

Menurut Dr. Simran Malhotra, seperti dikutip dari Eating Well, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari, termasuk setelah pukul 5 sore, bisa berdampak besar terhadap kesehatan jantung dan otak.

Faktanya, hingga 84 persen kasus stroke berkaitan dengan faktor gaya hidup yang bisa dimodifikasi, seperti pola makan, aktivitas fisik, tidur, serta konsumsi alkohol dan tembakau.

Berikut ini adalah empat kebiasaan malam hari yang sebaiknya dihindari jika Anda ingin mengurangi risiko stroke:

  1. Makan Malam Terlalu Larut
BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Makan malam di atas pukul 9 malam mungkin menjadi pilihan saat hari sibuk. Namun, makan terlalu larut bisa mengganggu ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur metabolisme dan tekanan darah.

Ahli gizi kardiovaskular Michelle Routhenstein menjelaskan bahwa gangguan ini dapat berujung pada peningkatan risiko stroke dan penyakit jantung.

Penelitian pun mendukung hal ini, dengan temuan bahwa makan setelah jam 9 malam berkaitan dengan peningkatan risiko stroke.

Solusi: Usahakan makan malam sebelum pukul 7 malam dan beri jeda minimal dua jam sebelum tidur.

  1. Bermalas-malasan Setelah Makan

Setelah makan malam, duduk santai di sofa memang menggoda. Namun, terlalu lama bermalas-malasan tanpa aktivitas fisik bisa meningkatkan risiko stroke, bahkan pada orang berusia di bawah 60 tahun.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

Sebuah studi menemukan bahwa menghabiskan lebih dari delapan jam sehari untuk aktivitas pasif seperti menonton TV atau bermain gadget, membuat risiko stroke naik hingga 3,5 kali lipat.

Solusi: Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki selama 20 menit setelah makan. Ini membantu pencernaan dan menstabilkan gula darah, sekaligus menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan stroke.

  1. Minum Alkohol di Malam Hari

Kebiasaan menutup malam dengan segelas alkohol mungkin terasa menyenangkan, tetapi dampaknya pada kesehatan otak bisa membahayakan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================