4 Kebiasaan Malam Hari yang Diam-diam Tingkatkan Risiko Stroke

Meski dulu alkohol dianggap memberi perlindungan terhadap penyakit jantung, bukti terkini menunjukkan hal sebaliknya.

Menurut Dr. Troy Alexander-El, alkohol dapat meningkatkan peradangan dan merusak sel, termasuk di pembuluh darah. Bahkan konsumsi tinggi sekali dalam sebulan pun bisa meningkatkan risiko stroke.

Solusi: Ganti alkohol dengan teh herbal atau mocktail sehat untuk relaksasi yang lebih aman.

  1. Begadang dan Kurang Tidur

Begadang untuk menonton drama atau menyelesaikan pekerjaan mungkin terlihat produktif. Namun, tidur terlalu malam atau tidak cukup jam tidur meningkatkan risiko stroke secara signifikan.

BACA JUGA :  Kesehatan Pencernaan Anak Tak Boleh Diabaikan, Ini Tanda Saluran Cerna yang Sehat

Studi menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari lima jam per malam memiliki risiko stroke 33% lebih tinggi. Ironisnya, tidur lebih dari delapan jam setiap malam justru menaikkan risiko hingga 71%.

Solusi: Usahakan untuk tidur cukup dan konsisten, sekitar 7–8 jam per malam, serta jaga waktu tidur dan bangun tetap stabil, termasuk saat akhir pekan.

Stroke bukan hanya akibat dari kondisi medis serius, tapi juga akumulasi dari kebiasaan sehari-hari—termasuk yang kita lakukan di malam hari.

BACA JUGA :  Prabowo Bertemu Menlu Turki di Hambalang, Bahas Timur Tengah hingga Pemulangan Relawan Indonesia

Dengan menghindari makan larut malam, bermalas-malasan, konsumsi alkohol, dan begadang, Anda bisa secara signifikan memangkas risiko stroke di masa depan.

Ingatlah: perubahan kecil yang konsisten bisa memberikan perlindungan besar untuk kesehatan jangka panjang Anda.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================