Tren Nail Art Bisa Picu Masalah Kesehatan Kuku, Waspadai Risikonya

Meski demikian, nail art tetap dapat dilakukan asal memperhatikan jeda dan frekuensi penggunaannya. dr. Arieffah menyarankan untuk memberi waktu istirahat bagi kuku setelah dua hingga tiga kali penggunaan gel polish, setidaknya selama satu hingga dua minggu. Bila nail art dilakukan terus-menerus selama 3–4 minggu, waktu pemulihan disarankan sekitar 3–7 hari untuk mencegah kuku menguning dan mudah patah.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Beberapa langkah pencegahan juga bisa dilakukan agar kuku tetap sehat, seperti:

  • Mengoleskan tabir surya minimal SPF 30 sebelum menggunakan lampu LED
  • Mengenakan sarung tangan pelindung saat proses pengeringan
  • Mengurangi frekuensi nail art
  • Mempertimbangkan kembali penggunaan cat kuku biasa yang risikonya lebih ringan

Walaupun nail art dapat mempercantik tampilan, kesehatan kuku tetap perlu dijaga. Tanpa perawatan dan jeda yang tepat, kuku bisa mengalami kerusakan permanen, infeksi, hingga gangguan kulit. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti saran tenaga medis dan peka terhadap tanda-tanda kerusakan kuku sejak dini, agar keindahan kuku tetap seimbang dengan kesehatannya.(mg2)

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Sumber: kompas.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel      

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================