Microsoft PHK 9.000 Karyawan di Awal Tahun Fiskal 2026, Divisi Gaming Paling Terdampak

Divisi Gaming dan Unit Eropa Terdampak

Berdasarkan laporan dari Seattle Times, divisi Microsoft Gaming, yang membawahi Xbox, menjadi salah satu unit yang paling terdampak dalam PHK kali ini. Namun jumlah pasti karyawan dan rincian divisinya belum sepenuhnya diungkap.

Perusahaan pengembang gim King, yang terkenal lewat game Candy Crush dan kini dimiliki oleh Microsoft, juga memangkas 200 karyawan, atau sekitar 10% dari total tenaga kerjanya. Selain itu, unit lain di Eropa seperti Zenimax juga dikonfirmasi melakukan pengurangan pegawai.

BACA JUGA :  Ian Wright Tak Gentar Hadapi Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

CEO Microsoft Gaming, Phil Spencer, dalam memo internal menyatakan bahwa PHK dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian strategi jangka panjang perusahaan di sektor gim.

“Untuk memposisikan Gaming agar meraih kesuksesan yang langgeng dan memungkinkan kami fokus pada area pertumbuhan yang strategis, kami akan mengakhiri atau mengurangi pekerjaan di area bisnis tertentu dan mengikuti langkah Microsoft dalam menghilangkan lapisan manajemen,” ujar Phil Spencer.

Efisiensi di Tengah Pertumbuhan

Langkah PHK ini menunjukkan bahwa perusahaan besar seperti Microsoft tetap berupaya menjaga efisiensi meskipun berada dalam posisi keuangan yang kuat.

BACA JUGA :  PWO Bogor Buktikan Kepedulian Tak Harus Bermodal Uang, Rumah Layak Huni Berdiri Lewat Kolaborasi

Sementara itu, pengurangan staf juga mencerminkan upaya perusahaan dalam mengalihkan fokus ke area bisnis prioritas, termasuk kecerdasan buatan (AI), cloud computing, dan gaming.

Langkah ini akan terus diawasi oleh para investor, pengamat industri, dan tentu saja para pekerja teknologi global yang kini berada di tengah tren efisiensi besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================