Kecelakaan Maut di Jalur Alternatif Puncak Bogor, Satu Orang Tewas

ilustrasi kecelakaan

BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk boks dan sepeda motor terjadi di jalur alternatif Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (3/7/2025) sore.

Akibat peristiwa tragis ini, satu orang pengendara motor tewas, sementara satu lainnya mengalami luka berat.

“Korban kecelakaan meninggal dunia satu orang, pengendara Honda Blade berinisial S (61),” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, dalam keterangannya pada Jumat (4/7/2025).

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, di ruas jalan yang dikenal rawan karena kondisi medan yang menurun tajam dan memiliki tikungan tajam.

Menurut keterangan polisi, truk boks datang dari arah Taman Safari menuju Pasir Muncang, sementara sepeda motor Honda Blade melaju dari arah berlawanan, yakni dari Pasir Muncang menuju Taman Safari.

BACA JUGA :  "Bogor Belum Selesai Ditulis", Karya Sastra untuk Kabupaten Bogor

“Setibanya di lokasi kejadian, kondisi jalan menurun tajam dan menikung ke kanan. Diduga rem kendaraan truk boks tidak berfungsi dengan baik,” jelas Ferdhyan.

Akibat rem blong, truk oleng dan menabrak sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan.

Korban dan Penanganan

Kecelakaan tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor, pria berusia 61 tahun berinisial S, meninggal dunia di tempat. Sementara penumpangnya mengalami luka berat, terutama di bagian kepala.

“Korban luka berat satu orang, penumpang sepeda motor Honda Blade mengalami luka memar di kepala, dibawa ke RSPG Cisarua,” tambah Ferdhyan.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Imbauan Kepolisian

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Nafkah dan Harta Gana-Gini, Pertemuan dengan Anak Jadi Kunci Penyelesaian

Polres Bogor mengimbau para pengendara, terutama yang melintas di jalur alternatif Puncak dengan kondisi medan ekstrem, untuk selalu memeriksa kelayakan kendaraan, khususnya sistem pengereman sebelum bepergian.

Jalur ini memang kerap menjadi pilihan saat jalur utama Puncak padat, namun memiliki tantangan tersendiri dari sisi keselamatan karena banyak tanjakan dan turunan curam.

“Kami mengimbau pengendara agar ekstra hati-hati dan selalu melakukan pengecekan teknis kendaraan sebelum melintasi rute yang rawan kecelakaan,” tutup Ferdhyan.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden tragis di jalur wisata Puncak. Warga diimbau untuk mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi kendaraan atau cuaca tidak mendukung.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================